Postingan

Menampilkan postingan dengan label Penetrant Test

Standard penerimaan dan penolakan dalam Penetrant Test ( PT )

Gambar
  Standard penerimaan dan penolakan dalam PT biasanya disusun oleh pihak designer untuk   pekerjaan / proyek tertentu secara individual. Biasanya standard ini didasarkan atas pengalaman yang serupa pada waktu   lampau , dengan kesamaan prinsip yakni tingkat integritas yang dipersyaratkan. Sebagai contoh misalnya untuk suatu jenis konstruksi yang tidak kritis , kadang kadang standard penerimaan mengijinkan keberadaan indikasi / discontinuitas dengan ukuran tertentu diseluruh permukaan benda uji   atau dilokasi tertentu saja. Kerap kali inspeksi dilaksanakan hanya pada beberapa lokasi secara acak. Sebaliknya pada kondisi konstruksi tertentu yang sangat kritis , persyaratan PT   sedemikian ketatnya sehingga standard penerimaan tergantung pada bagian bagian konstruksi secara individual . Sebagai contoh adalah   roda turbin dibawah ini , diperiksa dengan menggunakan   PT dengan limitasi berbeda pada masing masing bagian. CAKUPAN  PT. PADA INSPE...

Tahapan - Tahapan dalam pengujian Dye Penetrant Test ( Uji PT )

Gambar
  Dibawah ini adalah tahap tahap pengujian dengan cairan peresap :   1)    Tahap pembersihan awal Terdapat tiga metoda pembersihan ,   yakni :    Ø   MEKANIKAL a.     ABRASSIVE TUMBLING , ADALAH SARANA PEMBERSIH :KERAK TIPIS        ( LIGHT SCALE ), TERAK , PRODUK KARAT ( RUST ) , SISA MOLD DARI PENGECORAN , DAN SAMPAH LAINNYA.. METODA INI TIDAK BOLEH DIGUNAKAN PADA BAHAN YANG LUNAK SEPERTI , ALUMINIUM , MAGNESIUM   ATAU TITANIUM b.     GRIT BLASTING KERING , MEMBERSIHKAN KERAK TIPIS MAUPUN TEBAL ,   TERAK LAS , PELAPISAN ,   ENDAPAN   CARBON , DAN JENIS KOTORAN LAINNYA c.     GRIT BLASTING BASAH , SAMA DENGAN   GRIT BLAST YANG KERING NAMUN UNTUK JENIS KOTORAN YANG LEBIH TIPIS / RINGAN , DA PERMUKAAN YANG LEBIH BAIK. d.     SIKAT KAWAT , MEMBERSIHKAN LAPISAN ENDAPAN ATAU KERAK YANG TIPIS ( KARAT , OKSIDA , PELAPIS ,...